PENERBIT

BUKU DISKON

-10%
Stok habis
-10%
Rp50.000 Rp45.000
-10%

Pustaka Tetangga

Sejarah Pelabuhan Bima

Rp30.000 Rp27.000
-10%
-10%
Rp100.000 Rp90.000
-10%
Rp135.000 Rp121.500
-10%
-10%
-10%

Pustaka Tetangga

Pendidikan Kaum Tertindas

Rp56.000 Rp50.400

BUKU BARU

-10%
Rp400.000 Rp360.000
-20%
Stok habis
-25%
-25%
Rp210.000 Rp157.500
Rp300.000
-10%
Rp95.000 Rp85.500
-20%

INSTAGRAM KOMUNITAS BAMBU

#Repost @mapcornerklubmkp (@get_repost)
・・・
*Review Buku: Penghancuran Kelas Pekerja: Peran Angkatan Darat & Negara Sekutu Dalam Gerakan Kontra-Revolusi 1965*

Kekerasan massal yang mengikuti peristiwa 1965, telah melibatkan berbagai akademisi untuk menelusuri sebab musababnya. Berbagai versi dengan perspektif yang lebih luas dan mainstream, menggambarkan peristiwa berdarah itu disebabkan oleh “amuk massa”, aksi spontan, konflik horizontal, dan kekerasan yang dilatarbelakangi faktor budaya. Aksi kekerasan massal ditenggarai terjadi karena tindakan balas dendam terhadap “pemberontakan kaum kiri” dan aksi sepihak yang sebelumnya mereka lakukan. Kondisi itu yang diyakini melecut amuk massa yang bersifat spontan dan memicu konflik horizontal. Penjelasan tentang karakter dan budaya ini telah lama digemari oleh para pejabat Indonesia dan sekutunya serta muncul dalam banyak narasi populer.

Dalam bukunya “Musim Menjagal: Sejarah Pembunuhan Massal di Indonesia 1965-1966”, Geoffrey B. Robinson seorang Profesor Sejarah di Universitas California Los Angeles (UCLA) memberikan perspektif berbeda dalam melihat kekerasan pasca September 1965. Bukannya dipengaruhi masalah karakter dan budaya yang memicu spontanitas dan konflik horizontal, Robison melihat ada tindakan terstruktur. Itu karena adanya kesamaan tentang cara penangkapan, interogasi dan eksekusi, sehingga menilai kejadian itu bukan “amuk massa”. Robinson melakukan penelitian terhadap peristiwa kelam ini sejak tahun 1980an. Narasi baru yang dituliskannya adalah tentang peran utama Angkatan Darat. Selain itu juga tentang keterlibatan Amerika Serikat, Inggris dan negara blok kapitalis lainnya dalam menyokong kekerasan massal. Terakhir, tentang adanya kondisi historis yang turut memicu terjadinya musim menjagal.

Selengkapnya: http://mapcorner.wg.ugm.ac.id/2018/10/penghancuran-kelas-pekerja-peran-angkatan-darat-negara-sekutu-dalam-gerakan-kontra-revolusi-1965/

____________________________
Website: https://mapcorner.wg.ugm.ac.id/
Email: mapcornerklubmkp.fisipol@ugm.ac.id
Facebook: MAPCorner-KlubMKP
Instagram: mapcornerklubmkp
Youtube: MAP Corner
Line: @kbw7372v

#musimmenjagal #mapcornerklubmkpugm #mapcorner #mapugm #lipu
#Repost @mapcornerklubmkp (@get_repost) ・・・ *Review Buku: Penghancuran Kelas Pekerja: Peran Angkatan Darat & Negara Sekutu Dalam Gerakan Kontra-Revolusi 1965* Kekerasan massal yang mengikuti peristiwa 1965, telah melibatkan berbagai akademisi untuk menelusuri sebab musababnya. Berbagai versi dengan perspektif yang lebih luas dan mainstream, menggambarkan peristiwa berdarah itu disebabkan oleh “amuk massa”, aksi spontan, konflik horizontal, dan kekerasan yang dilatarbelakangi faktor budaya. Aksi kekerasan massal ditenggarai terjadi karena tindakan balas dendam terhadap “pemberontakan kaum kiri” dan aksi sepihak yang sebelumnya mereka lakukan. Kondisi itu yang diyakini melecut amuk massa yang bersifat spontan dan memicu konflik horizontal. Penjelasan tentang karakter dan budaya ini telah lama digemari oleh para pejabat Indonesia dan sekutunya serta muncul dalam banyak narasi populer. Dalam bukunya “Musim Menjagal: Sejarah Pembunuhan Massal di Indonesia 1965-1966”, Geoffrey B. Robinson seorang Profesor Sejarah di Universitas California Los Angeles (UCLA) memberikan perspektif berbeda dalam melihat kekerasan pasca September 1965. Bukannya dipengaruhi masalah karakter dan budaya yang memicu spontanitas dan konflik horizontal, Robison melihat ada tindakan terstruktur. Itu karena adanya kesamaan tentang cara penangkapan, interogasi dan eksekusi, sehingga menilai kejadian itu bukan “amuk massa”. Robinson melakukan penelitian terhadap peristiwa kelam ini sejak tahun 1980an. Narasi baru yang dituliskannya adalah tentang peran utama Angkatan Darat. Selain itu juga tentang keterlibatan Amerika Serikat, Inggris dan negara blok kapitalis lainnya dalam menyokong kekerasan massal. Terakhir, tentang adanya kondisi historis yang turut memicu terjadinya musim menjagal. Selengkapnya: http://mapcorner.wg.ugm.ac.id/2018/10/penghancuran-kelas-pekerja-peran-angkatan-darat-negara-sekutu-dalam-gerakan-kontra-revolusi-1965/ ____________________________ Website: https://mapcorner.wg.ugm.ac.id/ Email: [email protected] Facebook: MAPCorner-KlubMKP Instagram: mapcornerklubmkp Youtube: MAP Corner Line: @kbw7372v #musimmenjagal #mapcornerklubmkpugm #mapcorner #mapugm #lipu