PENERBIT

BUKU DISKON

-10%
-10%
Rp50.000 Rp45.000
-10%

Pustaka Tetangga

Sejarah Pelabuhan Bima

Rp30.000 Rp27.000
-10%
-10%
Rp100.000 Rp90.000
-10%
Rp135.000 Rp121.500
-10%
-10%
-10%

Pustaka Tetangga

Pendidikan Kaum Tertindas

Rp56.000 Rp50.400

BUKU BARU

-10%
Rp400.000 Rp360.000
-20%
Stok habis
-25%
-25%
Rp210.000 Rp157.500
Rp300.000
-10%
Rp95.000 Rp85.500
-20%

INSTAGRAM KOMUNITAS BAMBU

#Repost @negerirempah (@get_repost)
・・・
Alfred Russell Wallace mendokumentasikan perjalanannya melintasi daerah yang sekarang menjadi bagian dari Indonesia dan melakukan pengamatan terhadap fauna dengan teliti khususnya di kepulauan timur Indonesia. Wilayah timur ini kemudian diberi nama Wallacea, adalah “sebuah daerah biogeografi untuk sekelompok pulau yang dipisahkan oleh selat yang dalam yang memisahkan lempeng Asia dengan Australia”, meliputi Sulawesi, Nusa Tenggara, Ambon, Halmahera, Seram, dan pulau-pulau kecil lainnya di wilayah tersebut. Wallace, dapat dikatakan, adalah satu di antara generasi pertama yang menyadari pentingnya Indonesia sebagai laboratorium hidup dan bahwa Indonesia adalah salah satu tempat dengan ekologi paling beragam di planet ini.
•
“Merawat Wallacea, Merawat Indonesia” akan menjadi topik utama selama Pekan Wallacea 2018 yang akan menghadirkan berbagai acara seperti public talks, pameran, pemutaran film dokumenter, Meet the Makers, dan juga cara budaya dan seni. Tujuan utama Pekan Wallacea 2018 adalah untuk menginspirasi masyarakat luas agar mau mempelajari, melestarikan, dan merayakan keberagaman wilayah Wallacea di Indonesia.
•
Selamat menikmati Pekan Wallacea 2018!
•
#WallaceaWeek2018 adalah kolaborasi antara @idbritish , @ukinindonesia , dan Akademi Ilmu Pengetahuan Indonesia, didukung oleh Negeri Rempah Foundation @negerirempah .
•
#wallaceaweek #pekanwallacea #pekanwallacea2018 #wallacea #wallace #negerirempah #jalurrempah #rempah #rempahindonesia #spicerouteid #spices #spiceroute #talkshow #seminar #bedahbuku #pameran #exhibition #britishcouncil #britishcouncilindonesia #idbritish #perpusnas #perpustakaan #dokumenter #archipelago
#Repost @negerirempah (@get_repost) ・・・ Alfred Russell Wallace mendokumentasikan perjalanannya melintasi daerah yang sekarang menjadi bagian dari Indonesia dan melakukan pengamatan terhadap fauna dengan teliti khususnya di kepulauan timur Indonesia. Wilayah timur ini kemudian diberi nama Wallacea, adalah “sebuah daerah biogeografi untuk sekelompok pulau yang dipisahkan oleh selat yang dalam yang memisahkan lempeng Asia dengan Australia”, meliputi Sulawesi, Nusa Tenggara, Ambon, Halmahera, Seram, dan pulau-pulau kecil lainnya di wilayah tersebut. Wallace, dapat dikatakan, adalah satu di antara generasi pertama yang menyadari pentingnya Indonesia sebagai laboratorium hidup dan bahwa Indonesia adalah salah satu tempat dengan ekologi paling beragam di planet ini. • “Merawat Wallacea, Merawat Indonesia” akan menjadi topik utama selama Pekan Wallacea 2018 yang akan menghadirkan berbagai acara seperti public talks, pameran, pemutaran film dokumenter, Meet the Makers, dan juga cara budaya dan seni. Tujuan utama Pekan Wallacea 2018 adalah untuk menginspirasi masyarakat luas agar mau mempelajari, melestarikan, dan merayakan keberagaman wilayah Wallacea di Indonesia. • Selamat menikmati Pekan Wallacea 2018! • #WallaceaWeek2018 adalah kolaborasi antara @idbritish , @ukinindonesia , dan Akademi Ilmu Pengetahuan Indonesia, didukung oleh Negeri Rempah Foundation @negerirempah . • #wallaceaweek #pekanwallacea #pekanwallacea2018 #wallacea #wallace #negerirempah #jalurrempah #rempah #rempahindonesia #spicerouteid #spices #spiceroute #talkshow #seminar #bedahbuku #pameran #exhibition #britishcouncil #britishcouncilindonesia #idbritish #perpusnas #perpustakaan #dokumenter #archipelago
#Repost @mapcornerklubmkp (@get_repost)
・・・
Buku terbaru dari Geoffrey B. Robinson seorang Profesor Sejarah di Universitas California Los Angeles (UCLA) yang berjudul “Musim Menjagal”, telah menghadirkan narasi baru tentang salah satu peristiwa penting dalam sejarah Indonesia yaitu peristiwa 1965. Sebelumnya, berbagai versi dengan perspektif yang lebih luas, menggambarkan peristiwa berdarah itu salah satunya sebagai “amuk massa”, aksi spontan, konflik horizontal, dan kekerasan yang dilatarbelakangi faktor budaya. Robinson melihat ada tindakan terstruktur karena adanya kesamaan tentang cara penangkapan, interogasi dan eksekusi, sehingga menilai kejadian itu bukan “amuk massa”. Robinson melakukan penelitian terhadap peristiwa kelam ini sejak tahun 1980an. Narasi baru yang dituliskannya adalah tentang keterlibatan Amerika Serikat, Inggris dan negara adidaya lainnya dalam menyokong kekerasan massal dan memberikan data tentang siapa saja yang dieksekusi. Narasi baru lainnya adalah tentang keterlibatan Angkatan Darat dalam peristiwa itu. Dan terakhir tentang adanya kondisi historis yang telah memicu terjadinya musim menjagal.

Apa yang dijelaskan Robinson dalam buku barunya ini secara lebih detail? Apa implikasi buku ini terhadap narasi sejarah tentang peristiwa 65? Apa kontribusi dari narasi baru yang ditemukan Robinson terhadap penyelesaian kasus 65? Apakah kondisi struktural di Indonesia saat ini memungkinkan proses penyelesaian itu?

Untuk mendiskusikan pertanyaan-pertanyaan di atas, mari hadiri diskusi MAP Corner-Klub MKP pada Selasa, 09 Oktober 2018 pukul 15.00 WIB yang akan membedah buku “Musim Menjagal” dari G.B. Robinson. Diskusi tersebut akan dipantik oleh:

1. Najib Azca (Peneliti Senior di Pusat Studi Keamanan dan Perdamaian dan Dosen FISIPOL UGM)
2. Yoseph Yapi Taum (Dosen Fakultas Sastra Universitas Sanata Dharma & Wakil Direktur Pusdema)
Mari merapat! Gratis untuk umum dan nikmati jajanan sore!
____________________________
Website: https://mapcorner.wg.ugm.ac.id/
Email: mapcornerklubmkp.fisipol@ugm.ac.id
Facebook: MAPCorner-KlubMKP
Instagram: mapcornerklubmkp
Youtube: MAP Corner
Line: @kbw7372v

#mapcornerklubmkpugm #mapcorner #mapugm #ugm #diskusipubli
#Repost @mapcornerklubmkp (@get_repost) ・・・ Buku terbaru dari Geoffrey B. Robinson seorang Profesor Sejarah di Universitas California Los Angeles (UCLA) yang berjudul “Musim Menjagal”, telah menghadirkan narasi baru tentang salah satu peristiwa penting dalam sejarah Indonesia yaitu peristiwa 1965. Sebelumnya, berbagai versi dengan perspektif yang lebih luas, menggambarkan peristiwa berdarah itu salah satunya sebagai “amuk massa”, aksi spontan, konflik horizontal, dan kekerasan yang dilatarbelakangi faktor budaya. Robinson melihat ada tindakan terstruktur karena adanya kesamaan tentang cara penangkapan, interogasi dan eksekusi, sehingga menilai kejadian itu bukan “amuk massa”. Robinson melakukan penelitian terhadap peristiwa kelam ini sejak tahun 1980an. Narasi baru yang dituliskannya adalah tentang keterlibatan Amerika Serikat, Inggris dan negara adidaya lainnya dalam menyokong kekerasan massal dan memberikan data tentang siapa saja yang dieksekusi. Narasi baru lainnya adalah tentang keterlibatan Angkatan Darat dalam peristiwa itu. Dan terakhir tentang adanya kondisi historis yang telah memicu terjadinya musim menjagal. Apa yang dijelaskan Robinson dalam buku barunya ini secara lebih detail? Apa implikasi buku ini terhadap narasi sejarah tentang peristiwa 65? Apa kontribusi dari narasi baru yang ditemukan Robinson terhadap penyelesaian kasus 65? Apakah kondisi struktural di Indonesia saat ini memungkinkan proses penyelesaian itu? Untuk mendiskusikan pertanyaan-pertanyaan di atas, mari hadiri diskusi MAP Corner-Klub MKP pada Selasa, 09 Oktober 2018 pukul 15.00 WIB yang akan membedah buku “Musim Menjagal” dari G.B. Robinson. Diskusi tersebut akan dipantik oleh: 1. Najib Azca (Peneliti Senior di Pusat Studi Keamanan dan Perdamaian dan Dosen FISIPOL UGM) 2. Yoseph Yapi Taum (Dosen Fakultas Sastra Universitas Sanata Dharma & Wakil Direktur Pusdema) Mari merapat! Gratis untuk umum dan nikmati jajanan sore! ____________________________ Website: https://mapcorner.wg.ugm.ac.id/ Email: [email protected] Facebook: MAPCorner-KlubMKP Instagram: mapcornerklubmkp Youtube: MAP Corner Line: @kbw7372v #mapcornerklubmkpugm #mapcorner #mapugm #ugm #diskusipubli